Raih Adipura Ke 7 Kali, Pj Wali Kota Jambi Targetkan Adipura Kencana di Tahun 2025

Jambinewsroom.com Jambi - Beberapa hari lalu kota Jambi kembali diganjar penghargaan Adipura kategori kota besar tahun 2023. Penghargaan ketujuh kalinya itu sebagai pengakuan pemerintah pusat baiknya pengelolaan sampah yang dilakukan jajaran Pemkot Jambi. Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih pun meminta jajarannya dibantu peran aktif masyarakat untuk mempertahankan apa yang sudah didapat. 

Tampak hadir Asisten III Sekda Kota Jambi Obliyani, Kadis LH Kota Jambi Ardi, Kadisdik Mulyadi, Kadinkes Dr Ida Yuliati, Kasatpol PP Feriadi serta kepala OPD dan undangan lainnya.

Belum puas dengan capaian  penghargaan piala Adipura ke 7 yang baru diraih sekaligus mempertahankan capaian pada tahun 2023, Pemkot Jambi kembali menerbitkan inovasi baru sebagai salah satu senjata untuk mendapatkan piala Adipura kencana ditahun 2025 mendatang.

"Inovasi tersebut tertuang pada Intruksi Wali Kota Nomor 05 Tahun 2024 yang mengatur tata cara pengelolaan sampah salah satunya melalui bank sampah. Nanti di masing-masing produsen sampah itu sudah harus mengelola sendiri bagaimana memilah-milah sampahnya karena sampah itu sebenarnya ada nilai ekonominya. Nanti akan kita masifkan, kita sosialisasikan supaya penanganan sampah ini mulai dari tingkat keluarga itu sudah bertanggung jawab," kata Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih saat menggelar silahturahmi bersama pasukan orange Pemkot Jambi atau yang lebih dikenal dengan petugas kebersihan yang dinaungi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, bertempat di Lapangan Tenis Disdik Kota Jambi. 

Mempertahankan apa yang telah diraih, tambah Sri, tidaklah mudah. Tetapi dirinya selaku wakil dari Pemerintah Kota Jambi selalu optimis, berkat kerja keras, kebersamaan dan dukungan penuh seluruh masyarakat Kota Jambi tanah Pilih Pusako Betuah. 

Anugerah Adipura merupakan penghargaan bergengsi dibidang lingkungan hidup yang diberikan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia sebagai apresiasi pengakuan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah atas komitmen dalam  pengelolaan sampah berkelanjutan, hijau, dan berkonsep ramah lingkungan.

Ditambahkannya, penghargaan Adipura tahun ini memiliki makna yang sangat dalam agar semua lebih percaya diri untuk terus maju dan berjuang mewujudkan apa yang dicita-citakan. Tidak hanya untuk meraih pengakuan sebagai Kota bersih dari pemerintah pusat, tetapi yang terpenting adalah bagaimana nantinya masyarakat Kota Jambi dapat menyadari bahwa lingkungan yang bersih dan pola hidup bersih adalah merupakan budaya dan menjadi kebiasaan sehari-hari. Baik di rumah, sekolah, tempat kerja, dan di tempat-tempat umum.

"Untuk itu pada kesempatan yang baik ini saya perlu menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, terutama kepada seluruh pasukan kebersihan di lapangan yang tidak pernah lelah mengurus sampah yang semakin meningkat volumenya. Bapak ibu dan adik-adik yang setiap hari mulai pagi hari telah turun di jalan-jalan kota untuk menyapu dan membersihkan jalan dan lingkungan Kota Jambi. Petugas yang selalu mengontrol dan memperindah taman kota, para sopir armada pengangkut sampah dan petugas yang selalu bergerak mulai subuh sampai matahari terbenam."

"Pasukan gerobak motor, petugas TPA, para Camat dan Lurah, para pimpinan OPD terutama Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Bappeda beserta seluruh jajarannya yang tidak hanya bekerja di lapangan, tetapi juga mengurus kelengkapan administrasi. Bapak Kapolresta Jambi, Bapak Komandan Kodim 0415/Jambi berserta seluruh jajarannya. Para Pimpinan BUMN dan BUMD, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kota dan seluruh jajarannya sampai tingkat Dasa Wisma, Ketua RT, Para Direktur Bank Sampah dan semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu," urai Sri menghaturkan rasa terima kasihnya.

Selain itu, keberhasilan Kota Jambi mempertahankan Piala Adipura tahun ini tentu akan memberikan semangat baru untuk mempersiapkan penilaian yang sama pada tahun tahun depan dan tahun-tahun berikutnya. Dirinya pun mengajak semua pihak untuk meningkatkan terus rasa kebersamaan. 

"Mari kita tanamkan lebih dalam lagi rasa memiliki Kota Jambi sebagai tanah tumpah darah kita. Dengan demikian, Insyaallah apapun yang kita lakukan untuk menuju Kota Jambi Terkini yang jauh lebih baik, akan selalu mendapat ridho dari Allah SWT," harap Sri.

Kepada wartawan, Sri menjelaskan sengaja mengumpulkan para PHL Dinas LH Kota Jambi sebagai wujud terima kasih atas kerja keras menjaga kota Jambi tetap bersih dan nyaman.

"Siang hari ini saya mengumpulkan seluruh pasukan orange serta para pengawas dan semua yang terkait dengan penanganan sampah di kota Jambi ini dalam rangka Silaturahmi. Kita bersyukur bahwa hari Selasa yang lalu pemerintah kota Jambi mendapatkan penghargaan Adipura".

"Pada kesempatan ini, dalam rangka silaturahmi kita syukuri atas prestasi yang kita dapatkan dan saya ucapkan terima kasih kepada seluruh OPD yang juga terkait, dengan suksesnya dalam penanganan pengelolaan lingkungan hidup sehingga Adipura bisa kita dapatkan di tahun 2024 ini," jelas Sri.

Di tahun 2024 ini, diharapkan penilaian pemerintah pusat semakin meningkat untuk mendapatkan Adipura Kencana. Itu semua dibutuhkan komitmen semua pihak berkolaborasi dan berkerjasama dalam pengelolaan sampah. 

Namun, disitu ada peran sentral masyarakat mendukung terwujudnya kota bersih dan nyaman. Untuk itu, Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih meminta masyarakat untuk terus tertib dalam membuang sampahnya.

"Kita sudah bersepakat mudah-mudahan apa yang diupayakan oleh pemerintah kota Jambi sampai hari ini, saya minta seluruh TPS dikasih spanduk peringatan apabila melanggar akan dikenakan sanksi. Dan waktu pembuangan sampah dari 18.00 malam sampai 06.00 pagi itu terus kita gaungkan, supaya semuanya tertib karena masyarakat masih banyak yang tidak tertib dalam melakukan pembuangan sampah," ujar Sri.

Sri juga mendorong warga untuk mulai mengelola sampahnya secara mandiri. Bahkan, Sri telah meneken instruksi Wali Kota terkait tata cara pengelolaan sampah melalui bank sampah. Selain terciptanya peran aktif masyarakat, pengelolaan sampah melalui bank sampah bisa menghasilkan pendapatan tambahan. Tentunya, sedikit banyak akan membantu perekonomian keluarganya.

"Selain itu saya juga menandatangani Instruksi Wali Kota nomor 5 tahun 2024 yang mengatur tata cara pengelolaan sampah salah satunya melalui bank sampah. Nanti di masing-masing wilayah sudah harus mengelola sendiri bagaimana memilah-milah sampahnya. Dan karena pengolahan sampah ini menghasilkan."

"Ini yang masyarakat belum paham nanti akan kita masifkan akan kita sosialisasikan supaya penanganan sampah ini dari keluarga itu sendiri sudah bertanggung jawab," pungkas Sri Purwaningsih.

Kategori :   Jambi Kito
Tag :   #kotajambiterkini   #adipura  

© JambiNewsRoom. All Rights Reserved.